Pages

Tampilkan postingan dengan label Psikologi Perkembangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Perkembangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juli 2017

EFEK JANGKA PANJANG BAYI PREMATUR




  • PERKEMBANGAN FISIK DAN KESEHATAN 
Bayi prematur biasanya lebih kecil daripada bayi yang dilahirkan cukup umur, dan biasanya cenderung tetap lebih kecil daripada teman-teman sebayanya sekalipun sudah mencapai tahap pubertas dimana perkembangan biasanya sangat meningkat selama tahun pertama bayi prematur lebih banyak mengalami sakit dan menderita penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan bayi yang cukup umur. Kecenderungan sakit-sakitan menetap sampai kanak-kanak. Mereka sering mangalami cacat fisik, terutama cacat mata akibat anoxia, yaitu masalah yang umum  pada kelahiran bayi prematur.

  • KELAMBATAN PERKEMBANGAN
Sampai usia dua atau tiga tahun mereka sering mengalami kelambatan dalam perkembangan dibandingkan dengan bayi yang cukup umur. Misalnya mereka sering terlambat duduk, berdiri dan berbicara.

  • PERILAKU SENSORIK
Bayi prematur sangat peka terhadap semua bentuk suara, terhadap warna dan objek yang bergerak. Karena itu, pada saat bertambah besaria lebih terganggu daripada bayi cukup umur.

  • PENGENDALIAN MOTORIK
Bayi prematur seringkali janggal dan mempunyai sikap tubuh yang buruk. Sering terjadi cerebral palsy sebagai akibat dari kerusakan otak.

  • PERKEMBANGAN BICARA 
Perkembangan bicara pada bayi prematur lebih lambat daripada bayi yang cukup umur. Ocehan-ocehan bayi bertahan lebih lama dan ia lebih banyak mengalami cacat dalam bicara, terutama bicara gagap. Bayi prematur juga cenderung memiliki kosa kata lebih sedikit dan melakukan banyak kesalahan dalam menyusun struktur kalimat.

  • INTELIGENSI
Sebagai kelompok anak anak yang prematur mempunyai nilai IQ yang lebih rendah daripada anak yang dilahirkan dengan cukup umur dan ia mengalami cacat mental yang lebih parah karena luka otak. Nilai tes membaca dan berhitung cenderung lebih rendah dan kelasnya berada dibawah anak normal.

  • SOSIALISASI
Penyusuaian sosial anak prematur cenderung buruk dibandingkan anak yang cukup umur, keadaan ini berlangsung terus sampai masa remaja dan sebagian disebabkan sikap orang tua yang sangat melindungi. Mereka juga menunjukkan lebih banyak perilaku yang mengundang masalah pada setiap tahap usia.

  • PERILAKU EMOSIONAL
Beberapa anak prematur cenderung bersikap apatis secara emosional, tetapi lebih sering lagi menjadi pemarah, mudah tersinggung dan bersikap negatif. Kekacauan emosional sebagaimana sifat-sifat nervous, seperti mudah murah, berang, meledak dan mengisap jempol adalah lazim.

  •  PERILAKU MENYIMPANG
 Ketika bayi yang menderita kerusakan otak pada saat dilahirkan bertambah besar, mereka menunjukkan perilaku menyimpang seperti tak teratur. Kalau kerusakan otak hanya ringan dan bersifat sementara mereka dapat menunjukkan penyimpangan perilaku yang kurang matang dan mementingkan diri sendiri. Hal ini terutama karena mereka terlampau dilindungi oleh orang tua yang selalu khawatir.


Psikologi Perkembangan Edisi Kelima "Elizabeth B Hurlock"

JENIS-JENIS PERSALINAN


  •  ALAMIAH ATAU SPONTAN
Dalam persalinan alamiah, posisi dan besarnya janin dalam hubungannya dengan alat-alat reproduksi ibu mempermudah bayi lahir. Secara normal dengan posisi kepala di bawah.

  • SUNGSANG
Dalam persalinan sungsang, bokong keluar lebih dulu disusul oleh kaki dan akhirnya baru kepala.

  • MELINTANG
Posisi janin melintang dalam rahim ibu. Dalam hal ini harus dipergunakan alat-alat untuk persalinan kecuali kalau posisi janin dapat berubah sebelum proses kelahiran mulai.

  • ALAT
Kalau janin terlampau besar sehingga tidak dapat keluar secara spontan atau kalau posisinya sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan persalinan normal, harus dipergunakan alat untuk membantu persalinan.

  • PEMBEDAHAN CAESAR
Kalau hasil pemotretan sinar X yang dilakukan pada akhir masa kehamilan menunjukkan bahwa akan terjadi komplikasi bila bayi keluar melalui saluran lahir maka bayi harus dikeluarkan dari rahim ibu melalui pembedahan dinding perut ibu.


PSIKOLOGI PERKEMBANGAN EDISI KELIMA "ELIZABETH B HURLOCK"

POLA PERKEMBANGAN FISIK SELAMA MASA BAYI




  • BERAT
Pada usia 4 bulan, berat bayi biasanya bertambah dua kali lipat. Pada usia satu tahun berat bayi rata-rata tiga  kali berat bayi pada waktu lahir atau sekitar 21 pon. Pada usia dua tahun rata-rata berat bayi Amerika adalah 25 pon. Peningkatan berat tubuh selama bayi terutama disebabkan karena peningkatan jaringan lemak.

  • TINGGI 
Pada usia empat bulan, ukuran bayi antara 23 dan 24 inci. Pada usia satu tahun antara 28 dan 30 inci, dan pada usia dua tahun antara 32 dan 34 inci.

  • PROPOSI FISIK
Pertumbuhan kepala berkurang dalam masa bayi, sedangkan pertumbuhan badan dan tungkai meningkat. Jadi bayi berangsur-angsur menjadi kurang berat di atas dan tampak lebih ramping dan tidak gempal pada masa akhir bayi.

  • TULANG 
Jumlah tulang meningkat selama masa bayi pengerasan tulang dimulai pada awal tahun pertama, tetapi belum selesai sampai masa puber. Ubun-ubun atau daerah otak yang lunak 50% bayi yang lahir telah tertutup pada usia delapan belas bulan, dan pada hampir semua bayi telah tertutup pada dua tahun.

  • OTOT DAN LEMAK         
Urat otot sudah ada pada waktu lahir tetapi dalam bentuk yang belum berkembang. Urat otot itu berkembang lambat selama masa bayi dan lemah. Sebaliknya jaringan lemak berkembang pesat, sebagian karena tingginya kadar lemak di dalam susu yang merupakan bahan makanan pokok bagi bayi.

  • BANGUN TUBUH 
Selama tahun kedua, ketika proporsi tubuh berubah bayi mulai memperlihatkan kecenderungan bangun tubuh yang karakteristik. Tiga bentuk bangun tubuh yang paling lazim adalah ektomorfik, yang cenderung panjang dan langsing, endomorfik, yang cenderung bulat dan gemuk, dan mesomorfik, yang cenderung berat, keras, dan empat persegi panjang.

  • GIGI
 Rata-rata bayi mempunyai empat hingga enam gigi susu pada usia satu tahun dan 16 pada usia dua tahun. Gigi yang pertama muncul adalah gigi depan sedangkan yang terakhir adalah geraham. Empat gigi susu yang terakhir biasanya baru muncul pada tahun pertama masa kanak-kanak.

  • SUSUNAN SARAF
Pada waktu lahir, berat otak adalah seperdelapan berat total bayi. pertambahan berat otak paling pesat pada usia dua tahun. Otak kecil yang berperan penting untuk menjaga keseimbangan dan pengendalian tubuh, bertambah beratnya tiga kali lipat satu tahun sesudah kelahiran. Ini berlaku juga untuk otak besar. Sel-sel yang belum matang, yang ada pada waktu kelahiran terus berkembang sesudah kelahiran tetapi secara relatif beberapa sel baru terbentuk.

  • PERKEMBANGAN ORGAN PERASA
Pada usia tiga bulan, otot mata sudah cukup terkoordinasi untuk memungkinkan bayi melihat sesuatu secara jelas dan nyata dan sel-sel kerucut sudah berkembang baik untuk memungkinkan mereka melihat warna. Pendengaran berkembang pesat selama waktu ini. Penciuman dan pengecapan yang berkembang baik pada waktu kelahiran terus membaik selama masa bayi. Bayi sangat tanggap terhadap semua perangsang kulit karena tekstur kulit mereka yang tipis dan karena semua organ perasa yang berhubungan dengan peraba, tekanan, rasa sakit, dan suhu berkembang dengan baik.



PSIKOLOGI PERKEMBANGAN EDISI KELIMA "ELIZABETH B. HURLOCK"

     

Minggu, 27 September 2015

BEBERAPA CIRI UMUM ANAK KEMBAR




  • ·         KELEMAHAN PERKEMBANGAN
Anak kembar cenderung mengalami kelambatan perkembangan fisik, mental, motorik, dan berbicara dibandingkan dengan anak-anak tunggal pada usia yang sama. Kelambatan dalam perkembangan motorik dan bicara. Kelambatan ini mungkin disebabkan karena kerusakan otak atau kelahiran sebelum waktunya, tetapi lebih banyak terlalu dilindungi oleh orang tua
  • ·         PERKEMBANGAN FISIK
Anak-anak kembar cenderung lebih kecil daripada anak tunggal, umumnya hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa mereka belum cukup matang. Mereka juga lebih sering menderita kerusakan otak dan cacat fisik lainnya dibandingkan dengan anak tunggal
  • ·         PERKEMBANGAN MENTAL
Persamaan mental antara kembar identik lebih banyak daripada antara kembar nonidentik dan keadaan ini terus berlangsung sampai usia tua. Kembar identik juga memperlihatkan persamaan-persamaan yang kuat dalam hal kemampuan-kemampuan khusus, seperti bakat-bakat musik dan artistik
  • ·         PERILAKU PERKEMBANGAN SOSIAL
Anak kembar cenderung bersaing untuk memperoleh perhatian orang dewasa, cenderung saling meniru perilaku, dan bicara dan cenderung saling bergantung satu dengan lainnya dalam pergaulan pada masa prasekolah. Dengan bertambahnya usia mereka, maka berkembanglah persaingan antara mereka. Salah satu diantaranya biasanya berperan sebagai pemimpin dan memaksa yang lainnya menjadi pengikut. Hal ini mempengaruhi hubungan mereka dengan anggota keluarga yang lain dan dengan orang-orang di luar keluarga
  • ·         PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
Banyak anak kembar mengalami kesulitan dalam mengembangkan identitas pribadi. Hal ini terutama terjadi pada kembar identik dan kembar nonidentik dengan jenis kelamin yang sama. Anak kembar yang lain menikmati hubungan kekembaran yang erat dan mereka senang atas perhatian yang mereka peroleh sebagai akibat dari penampilan mereka yang sama. Keadaan ini menimbulkan rasa puas diri dan percaya diri
  • ·         PERILAKU YANG MENGUNDANG MASALAH
Perilaku yang mengundang masalah dilaporkan lebih banyak terdapat di antara anak kembar daripada di antara anak tunggal dari usia yang sama. Diduga bahwa hal ini disebabkan oleh perlakuan terhadap anak kembar, baik di rumah maupun di luar rumah. Perilaku yang mengundang masalah juga dilaporkan lebih sering terdapat pada kembar nonidentik daripada kembar identik. Dianggap bahwa hal ini disebabkan karena adanya persaingan yang lebih besar di antara kembar nonidentik daripada kembar identik

Psikologi Perkembangan Edisi Kelima "Elizabeth B Hurlock"

KEPRIBADIAN ANAK BERDASARKAN URUTAN KELAHIRAN




  • ANAK PERTAMA
    •          Berperilaku secara matang karena berhubungan dengan orang-orang dewasa dan karena diharapkan memikul tanggung jawab
    •          Benci terhadap fungsinya sebagai teladan bagi adik-adiknya dan sebagai pengasuh mereka
    •          Cenderung mengikuti kehendak dan tekanan kelompok dan mudah dipengaruhi untuk mengikuti kehendak orang tua
    •          Mempunyai perasaan kurang aman dan perasaan benci sebagai akibat dari lahirnya adik yang sekarang menjadi pusat perhatian
    •           Kurang agresif dan kurang berani karena perlindungan orang tua yang berlebihan
    •          Mengembangkan kemampuan memimpin sebagai akibat dari harus memikul tanggung jawab di rumah. Tetapi ini sering disanggah dengan kecenderungan untuk menjadi bos
    •          Biasanya berprestasi tinggi atau sangat tinggi karena tekanan dan harapan orang tua dan keinginan untuk memperoleh kembali perhatian oran tua bila ia merasa bahwa adik-adiknya merebut perhatian orang tua dari dirinya
    •          Sering tidak bahagia karena adanya perasaan kurang aman yang timbul dari berkurangnya perhatian orang tua dengan kelahiran adik-adiknya dan benci karena mempunyai tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak dari pada adik-adiknya
  • ANAK TENGAH
    •          Belajar mandiri dan berpetualang adalah akibat dari kebebasan yang lebih banyak
    •          Menjadi benci atau berusaha melebihi perilaku kakaknya yang lebih diunggulkan
    •          Tidak menyukai keistimewaan yang diperoleh kakaknya
    •          Bertingkah dan melanggar peraturan untuk menarik perhatian orang tua bagi dirinya sendiri dan merebut perhatian orang tua dari kakak atau adik-adiknya
    •          Mengembangkan kecenderungan untuk menjadi bos, mengejek, mengganggu, atau bahkan menyerang adik-adiknya yang memperoleh lebih banyak perhatian orang tua
    •          Mengembangkan kebiasaan untuk tidak berprestasi tinggi, karena kurangnya harapan-harapan orang tua dan kurangnya tekanan untuk berprestasi
    •          Mempunyai tanggung jawab yang lebih sedikit dibandingkan tanggung jawab anak pertama, sering ditafsirkan bahwa anak tengah lebih rendah daripada anak pertama. Hal ini melemahkan pengembangan sifat-sifat kepemimpinan
    •          Terganggu oleh perasaan-perasaan diabaikan orang tua yang selanjutnya mendorong timbul dan berkembangnya gangguan perilaku
    •          Mencari persahabatan dengan teman-teman sebaya di luar rumah, hal ini seringkali mengakibatkan penyesuaian sosial yang lebih baik daripada penyesuaian anak pertama.
  •       ANAK BUNGSU
    •           Cenderung keras dan banyak menuntut sebagai akibat dari kurang ketatnya disiplin dan dimanjakan oleh anggota-anggota keluarga
    •          Tidak banyak memiliki rasa benci dan rasa aman yang lebih besar karena tidak pernah disaingi oleh saudara-saudaranya yang lebih muda
    •          Biasanya dilindungi oleh orang tua dari serangan fisik atau verbal dari kakak-kakaknua dan hal ini mendorong ketergantungan dan kurangnya rasa tanggung jawab
    •          Cenderung tidak berprestasi tinggi karena kurangnya harapan dan tuntutan orang tua
    •          Mengalami hubungan sosial yang baik di luar rumah dan biasanya popular tetapi jarang menjadi pemimpin karena kurangnya kemauan memikul tanggung jawab
    •          Cenderung merasa bahagia karena memperoleh perhatian dan dimanjakan anggota-anggota keluarga selama awal masa kanak-kanak.


      Psikologi Perkembangan Edisi Kelima "Elizabeth B Hurlock"

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP TERHADAP PERUBAHAN-PERUBAHAN DALAM PERKEMBANGAN




  • ·         PENAMPILAN DIRI
Perubahan-perubahan yang meningkatkan penampilan diri seseorang akan diterima dengan senang hati, dan mengarah kepada sikap yang menyenangkan, sedangkan perubahan-perubahan yang mengurangi penampilan diri akan ditolak, dan segala cara akan diusakan untuk menutupinya.
  • ·         PERILAKU
Kalau perubahan-perubahan perilaku memalukan, seperti yang terjadi selama masa pubertas dan usia lanjut, hal itu akan berpengaruh pada sikap terhadap perubahan-perubahan yang kurang menyenangkan. Hal yang sebaliknya terjadi kalau perubahan-perubahannya menyenangkan, misalnya ketika ketidakberdayaan masa bayi berkembang secara bertahap menuju kemandirian masa kanak-kanak.
  • ·         STEREOTIP BUDAYA
Dari media massa, orang mempelajari stereotip budaya yang dikaitkan dengan berbagai usia. Dan stereotip ini dipakai untuk menilai orang-orang dalam usia-usia tersebut.
  • ·         NILAI-NILAI BUDAYA
Setiap kebudayaan mempunyai nilai-nilai tertentu yang dikaitkan dengan usia-usia yang berbeda. Karena produktivitas maksimum dikaitkan dengan kemudaan dari usia muda hingga pertengahan dewasa dalam kebudayaan Amerika saat ini, maka sikap terhadap kelompok usia ini lebih menyenangkan ketimbang sikap terhadap usia-usia lainnya.
  • ·         PERUBAHAN PERANAN
Sikap terhadap orang dari bermacam-macam usia sangat dipengaruhi oleh peran yang mereka mainkan. Kalau orang mengubah peran mereka, mereka kurang senang, seperti pensiun atau menjanda, maka sikap masyarakat terhadap mereka kurang simpatik.
  • ·         PENGALAMAN PRIBADI
Pengalaman pribadi mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap individu dalam mengahadapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam perkembangan. Karena kewenangan dan kewibawaan para eksekutif usia pertenganhan menurun pada saat mereka menjelang pensiun, sikap-sikap mereka terhadap ketuaan misalnya, menjadi kurang menyenangkan. Sikap-sikap ini semakin dipertajam oleh sikap-sikap sosial yang kurang menyenangkan.

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN SEPANJANG KEHIDUPAN MENURUT HAVIGHURTS




MASA BAYI DAN AWAL MASA KANAK-KANAK
  • ·         Belajar memakan makanan padat
  • ·         Belajar berjalan
  • ·         Belajar berbicara
  • ·         Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh
  • ·         Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
  • ·         Mempersiapkan diri untuk membaca
  • ·         Belajar membedakan benar dan salah, dan mulai mengembangkan hati nurani.
 
AKHIR MASA KANAK-KANAK
·         Mempelajari keterampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan yang umum
·         Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai makhluk yang sedang tumbuh
·         Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya
·         Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat
·         Mengembangkan keterampilan-keterampilan dasar untuk membaca, menulis, dan berhitung
·         Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari
·         Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata dan tingkatan nilai
·         Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga-lembaga
·         Mencapai kebebasan pribadi

MASA REMAJA
·         Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita
·         Mencapai peran sosial pria dan wanita
·         Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif
·         Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab
·         Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang-orang dewasa lainnya
·         Mempersiapkan karier ekonomi
·         Mempersiapkan perkawinan dan keluarga
·         Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi
AWAL MASA DEWASA
  • ·         Mulai bekerja
  • ·         Memilih pasangan
  • ·         Belajar hidup dengan tunangan
  • ·         Mulai membina keluarga
  • ·         Mengasuh anak
  • ·         Mengelola rumah tangga
  • ·         Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara
  • ·         Mencari kelompok sosial yang menyenangkan

MASA USIA PERTENGAHAN
  • ·         Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sebagai warga negara
  • ·         Membantu anak-anak remaja untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan bahagia
  • ·         Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang untuk orang dewasa
  • ·         Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai suatu individu
  • ·         Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi pada tahap ini
  • ·         Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier pekerjaan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua

MASA TUA
  • ·         Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income keluarga
  • ·         Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup
  • ·         Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia
  • ·         Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara luwes