Pages

Minggu, 27 September 2015

BEBERAPA CIRI UMUM ANAK KEMBAR




  • ·         KELEMAHAN PERKEMBANGAN
Anak kembar cenderung mengalami kelambatan perkembangan fisik, mental, motorik, dan berbicara dibandingkan dengan anak-anak tunggal pada usia yang sama. Kelambatan dalam perkembangan motorik dan bicara. Kelambatan ini mungkin disebabkan karena kerusakan otak atau kelahiran sebelum waktunya, tetapi lebih banyak terlalu dilindungi oleh orang tua
  • ·         PERKEMBANGAN FISIK
Anak-anak kembar cenderung lebih kecil daripada anak tunggal, umumnya hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa mereka belum cukup matang. Mereka juga lebih sering menderita kerusakan otak dan cacat fisik lainnya dibandingkan dengan anak tunggal
  • ·         PERKEMBANGAN MENTAL
Persamaan mental antara kembar identik lebih banyak daripada antara kembar nonidentik dan keadaan ini terus berlangsung sampai usia tua. Kembar identik juga memperlihatkan persamaan-persamaan yang kuat dalam hal kemampuan-kemampuan khusus, seperti bakat-bakat musik dan artistik
  • ·         PERILAKU PERKEMBANGAN SOSIAL
Anak kembar cenderung bersaing untuk memperoleh perhatian orang dewasa, cenderung saling meniru perilaku, dan bicara dan cenderung saling bergantung satu dengan lainnya dalam pergaulan pada masa prasekolah. Dengan bertambahnya usia mereka, maka berkembanglah persaingan antara mereka. Salah satu diantaranya biasanya berperan sebagai pemimpin dan memaksa yang lainnya menjadi pengikut. Hal ini mempengaruhi hubungan mereka dengan anggota keluarga yang lain dan dengan orang-orang di luar keluarga
  • ·         PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
Banyak anak kembar mengalami kesulitan dalam mengembangkan identitas pribadi. Hal ini terutama terjadi pada kembar identik dan kembar nonidentik dengan jenis kelamin yang sama. Anak kembar yang lain menikmati hubungan kekembaran yang erat dan mereka senang atas perhatian yang mereka peroleh sebagai akibat dari penampilan mereka yang sama. Keadaan ini menimbulkan rasa puas diri dan percaya diri
  • ·         PERILAKU YANG MENGUNDANG MASALAH
Perilaku yang mengundang masalah dilaporkan lebih banyak terdapat di antara anak kembar daripada di antara anak tunggal dari usia yang sama. Diduga bahwa hal ini disebabkan oleh perlakuan terhadap anak kembar, baik di rumah maupun di luar rumah. Perilaku yang mengundang masalah juga dilaporkan lebih sering terdapat pada kembar nonidentik daripada kembar identik. Dianggap bahwa hal ini disebabkan karena adanya persaingan yang lebih besar di antara kembar nonidentik daripada kembar identik

Psikologi Perkembangan Edisi Kelima "Elizabeth B Hurlock"

KEPRIBADIAN ANAK BERDASARKAN URUTAN KELAHIRAN




  • ANAK PERTAMA
    •          Berperilaku secara matang karena berhubungan dengan orang-orang dewasa dan karena diharapkan memikul tanggung jawab
    •          Benci terhadap fungsinya sebagai teladan bagi adik-adiknya dan sebagai pengasuh mereka
    •          Cenderung mengikuti kehendak dan tekanan kelompok dan mudah dipengaruhi untuk mengikuti kehendak orang tua
    •          Mempunyai perasaan kurang aman dan perasaan benci sebagai akibat dari lahirnya adik yang sekarang menjadi pusat perhatian
    •           Kurang agresif dan kurang berani karena perlindungan orang tua yang berlebihan
    •          Mengembangkan kemampuan memimpin sebagai akibat dari harus memikul tanggung jawab di rumah. Tetapi ini sering disanggah dengan kecenderungan untuk menjadi bos
    •          Biasanya berprestasi tinggi atau sangat tinggi karena tekanan dan harapan orang tua dan keinginan untuk memperoleh kembali perhatian oran tua bila ia merasa bahwa adik-adiknya merebut perhatian orang tua dari dirinya
    •          Sering tidak bahagia karena adanya perasaan kurang aman yang timbul dari berkurangnya perhatian orang tua dengan kelahiran adik-adiknya dan benci karena mempunyai tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak dari pada adik-adiknya
  • ANAK TENGAH
    •          Belajar mandiri dan berpetualang adalah akibat dari kebebasan yang lebih banyak
    •          Menjadi benci atau berusaha melebihi perilaku kakaknya yang lebih diunggulkan
    •          Tidak menyukai keistimewaan yang diperoleh kakaknya
    •          Bertingkah dan melanggar peraturan untuk menarik perhatian orang tua bagi dirinya sendiri dan merebut perhatian orang tua dari kakak atau adik-adiknya
    •          Mengembangkan kecenderungan untuk menjadi bos, mengejek, mengganggu, atau bahkan menyerang adik-adiknya yang memperoleh lebih banyak perhatian orang tua
    •          Mengembangkan kebiasaan untuk tidak berprestasi tinggi, karena kurangnya harapan-harapan orang tua dan kurangnya tekanan untuk berprestasi
    •          Mempunyai tanggung jawab yang lebih sedikit dibandingkan tanggung jawab anak pertama, sering ditafsirkan bahwa anak tengah lebih rendah daripada anak pertama. Hal ini melemahkan pengembangan sifat-sifat kepemimpinan
    •          Terganggu oleh perasaan-perasaan diabaikan orang tua yang selanjutnya mendorong timbul dan berkembangnya gangguan perilaku
    •          Mencari persahabatan dengan teman-teman sebaya di luar rumah, hal ini seringkali mengakibatkan penyesuaian sosial yang lebih baik daripada penyesuaian anak pertama.
  •       ANAK BUNGSU
    •           Cenderung keras dan banyak menuntut sebagai akibat dari kurang ketatnya disiplin dan dimanjakan oleh anggota-anggota keluarga
    •          Tidak banyak memiliki rasa benci dan rasa aman yang lebih besar karena tidak pernah disaingi oleh saudara-saudaranya yang lebih muda
    •          Biasanya dilindungi oleh orang tua dari serangan fisik atau verbal dari kakak-kakaknua dan hal ini mendorong ketergantungan dan kurangnya rasa tanggung jawab
    •          Cenderung tidak berprestasi tinggi karena kurangnya harapan dan tuntutan orang tua
    •          Mengalami hubungan sosial yang baik di luar rumah dan biasanya popular tetapi jarang menjadi pemimpin karena kurangnya kemauan memikul tanggung jawab
    •          Cenderung merasa bahagia karena memperoleh perhatian dan dimanjakan anggota-anggota keluarga selama awal masa kanak-kanak.


      Psikologi Perkembangan Edisi Kelima "Elizabeth B Hurlock"

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP TERHADAP PERUBAHAN-PERUBAHAN DALAM PERKEMBANGAN




  • ·         PENAMPILAN DIRI
Perubahan-perubahan yang meningkatkan penampilan diri seseorang akan diterima dengan senang hati, dan mengarah kepada sikap yang menyenangkan, sedangkan perubahan-perubahan yang mengurangi penampilan diri akan ditolak, dan segala cara akan diusakan untuk menutupinya.
  • ·         PERILAKU
Kalau perubahan-perubahan perilaku memalukan, seperti yang terjadi selama masa pubertas dan usia lanjut, hal itu akan berpengaruh pada sikap terhadap perubahan-perubahan yang kurang menyenangkan. Hal yang sebaliknya terjadi kalau perubahan-perubahannya menyenangkan, misalnya ketika ketidakberdayaan masa bayi berkembang secara bertahap menuju kemandirian masa kanak-kanak.
  • ·         STEREOTIP BUDAYA
Dari media massa, orang mempelajari stereotip budaya yang dikaitkan dengan berbagai usia. Dan stereotip ini dipakai untuk menilai orang-orang dalam usia-usia tersebut.
  • ·         NILAI-NILAI BUDAYA
Setiap kebudayaan mempunyai nilai-nilai tertentu yang dikaitkan dengan usia-usia yang berbeda. Karena produktivitas maksimum dikaitkan dengan kemudaan dari usia muda hingga pertengahan dewasa dalam kebudayaan Amerika saat ini, maka sikap terhadap kelompok usia ini lebih menyenangkan ketimbang sikap terhadap usia-usia lainnya.
  • ·         PERUBAHAN PERANAN
Sikap terhadap orang dari bermacam-macam usia sangat dipengaruhi oleh peran yang mereka mainkan. Kalau orang mengubah peran mereka, mereka kurang senang, seperti pensiun atau menjanda, maka sikap masyarakat terhadap mereka kurang simpatik.
  • ·         PENGALAMAN PRIBADI
Pengalaman pribadi mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap individu dalam mengahadapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam perkembangan. Karena kewenangan dan kewibawaan para eksekutif usia pertenganhan menurun pada saat mereka menjelang pensiun, sikap-sikap mereka terhadap ketuaan misalnya, menjadi kurang menyenangkan. Sikap-sikap ini semakin dipertajam oleh sikap-sikap sosial yang kurang menyenangkan.

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN SEPANJANG KEHIDUPAN MENURUT HAVIGHURTS




MASA BAYI DAN AWAL MASA KANAK-KANAK
  • ·         Belajar memakan makanan padat
  • ·         Belajar berjalan
  • ·         Belajar berbicara
  • ·         Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh
  • ·         Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
  • ·         Mempersiapkan diri untuk membaca
  • ·         Belajar membedakan benar dan salah, dan mulai mengembangkan hati nurani.
 
AKHIR MASA KANAK-KANAK
·         Mempelajari keterampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan yang umum
·         Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai makhluk yang sedang tumbuh
·         Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya
·         Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat
·         Mengembangkan keterampilan-keterampilan dasar untuk membaca, menulis, dan berhitung
·         Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari
·         Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata dan tingkatan nilai
·         Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga-lembaga
·         Mencapai kebebasan pribadi

MASA REMAJA
·         Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita
·         Mencapai peran sosial pria dan wanita
·         Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif
·         Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab
·         Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang-orang dewasa lainnya
·         Mempersiapkan karier ekonomi
·         Mempersiapkan perkawinan dan keluarga
·         Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi
AWAL MASA DEWASA
  • ·         Mulai bekerja
  • ·         Memilih pasangan
  • ·         Belajar hidup dengan tunangan
  • ·         Mulai membina keluarga
  • ·         Mengasuh anak
  • ·         Mengelola rumah tangga
  • ·         Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara
  • ·         Mencari kelompok sosial yang menyenangkan

MASA USIA PERTENGAHAN
  • ·         Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sebagai warga negara
  • ·         Membantu anak-anak remaja untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan bahagia
  • ·         Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang untuk orang dewasa
  • ·         Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai suatu individu
  • ·         Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi pada tahap ini
  • ·         Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier pekerjaan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua

MASA TUA
  • ·         Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income keluarga
  • ·         Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup
  • ·         Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia
  • ·         Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan
  • ·         Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara luwes