Pages

Sabtu, 26 September 2015

DEFENISI PSIKOLOGI SOSIAL




                Pertumbuhan dan perkembangan Psikologi Sosial yang berkaitan erat dengan sosiologi, antropologi dan psikologi, menyebabkan banyak defenisi Psikologi Sosial yang diberikan oleh ahli-ahli ilmu pengetahuan sosiologi, antropologi dan psikologi. Akan tetapi Psikologi Sosial yang merupakan ilmu pengetahuan sendiri juga memiliki defenisis yang diberikan oleh ahli Psikologi Sosial sendiri. Defenisi-defenisi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1.     Defenisi dari Ahli-ahli Sosiologi
a.       Theodore M. Newcomb (1958) Social Psychology deal with the association of variations in the behavior of on more individual with variations in the social environment. (Psikologi Sosial berhubungan dengan hubungan bermacam-macam tingkah laku seseorang atau lebih individu dengan bermacam-macam lingkungan sosial).
b.      Watson (1966) Social Psychology is the scientific study of human interaction. (Psikologi Sosial adalah suatu studi ilmiah tentang interaksi manusia).
c.       Kimball Young Social Psychology is the scientific study interaction between individu and individu, individu and group, and group and group. (Psikologi Sosial adalah lapangan studi tentang interaksi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok).

2.     Defenisi dari Ahli-ahli psikologi
a.       Hubert Bonner (1953) Social Psychology is scientific study of individual behavior. (Psikologi Sosial adalah lapangan pengetahuan tentang tingkah laku individu).
b.      David Kretch, et-al (1962) Social Psychology can defined as the science of interpersonal behavior event (Psikologi Sosial dapat dibatasi dengan ilmu pengetahuan tentang peristiwa tingkah laku antarindividu).

Ternyatalah, bahwa defenisi yang diberikan oleh ahli-ahli sosiologi dan psikologi cenderung menerangkan tingkah laku individu dari salah satu segi. Artinya ahli-ahli sosiologi menekankan tingkah laku individu dari segi faktor-faktor di luar individu yang bersangkutan, sedangkan ahli-ahli psikologi menerangkan tingkah laku individu dari segi faktor-faktor di dalam individu sendiri. Oleh karena itu, defenisi-defenisi tersebut menerangkan tingkah laku individu secara sepihak, sehingga defenisi-defenesi tersebut kurang sempurna menerangkan tingkah laku individu.

3.     Defenisi dari Ahli-ahli Psikologi Sosial
a.       Mc. David dan Herani (1968) Social Psychology is the scientific study of the experience and behavior of individual in relation to other individuals, group, and culture. (Psikologi Sosial adalah lapangan study tentang pengalaman dan tingkah laku individu dalam hubungannya dengan individu lain, kelompok, dan kebudaaanya).
b.      Oldentorff (1995) Social Psychology is the science of individual behavior in relation to social situation. (Psikologi Sosial adalah pengetahuan tentang tingkah laku individu dalam hubungannya dengan situasi sosial).
c.       Jones dan Gerard (1967) Social Psychology is a subdicipline of psychology that especial in-volve the scientific study of the behavior of individual as a function of social stimuli. (Psikologi Sosial adalah sesuatu bagian cabang psikologi sosial yang secara khusus memuat lapangan studi tentang tingkah laku individu sebagai sesuatu fungsi dari rangsangan sosial).
d.      Muzafer Sherif dan C.W. Sherif (1956) Social Psychology is scientific study of the experience and behavior of individuals in relation to social stimulus situations. (Psikologi Sosial adalah lapangan studi tentang pengalaman dan tingkah laku individu dalam hubungannya dengan rangsangan situasional).
Tampaklah bahwa masing-masing defenisi dari ahli-ahli psikologi sosial tentang Psikologi Sosial menunjukkan defenisi yang makin sempurna dalam upaya menerangkan tingkah laku individu. Artinya ahli-ahli psikologi sosial tersebut menerangkan tingkah laku individu, baik ditinjau dari segi faktor-faktor di dalam maupun di luar individu. Dari defenisi Psikologi Sosial yang diberikan ahli-ahli psikologi sosial mengingatkan pula bahwa mereka banyak mengambil bahan-bahan studi dari sosiologi dan psikologi dalam upaya menerangkan tingkah laku individu.
1)      Bahan-bahan studi yang diambil dari Sosiologi adalah:
a.       Group/kelompok
b.      Social norm/norma-norma sosial
c.       Social interaction/interaksi sosial
d.      Social situations/situasi sosial
e.      Social status/status sosial
2)      Bahan-bahan studi yang diambil dari Psikologi adalah:
a.       Social perception/persepsi sosial
b.      Social behavior/tingkah laku sosial
c.       Social role/perbuatan sosial
d.      Attitude/sikap
e.      Experience/pengalaman
Dari defenisi-defenisi tersebut tentang Psikologi Sosial dapat dipahami pula bahwa tiap ruang lingkup Psikologi Sosial meliputi:
a.       Studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individual. Contoh: konsepsi, motivasi, belajar sosial, frustasi, mekanisme pertahanan.
b.      Studi tentang proses-proses individual bersama. Contoh: sikap sosial, peranan sosial, situasi sosial, kelompok sosial, propaganda, kabar angin.
c.       Studi tentang interaksi kelompok. Contoh: komunikasi, interaksi sosial, kepemimpinan, tingkah laku massa, ketegangan internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar